Proses Ketergantungan Narkoba


narkobaKetergantungan atau kecanduan bukanlah hal sepele melainkan hal yang besar. Jika dibiarkan hal itu akan mengganggu kehidupan sehari-hari kita baik dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Ketergantungan adalah suatu penyakit yang dapat diketahui gejalanya dan harus diobati agar tidak semakin parah. Pemakai narkoba pada awalnya mendapatkan narkoba dari temannya secara gratis. Mereka menerima narkoba itu biasanya karena tidak dapat mengatakan “tidak” pada teman yang menawarkan narkoba dan juga karena mereka ingin diakui serta adanya masalah-masalah dalam kehidupan mereka. Narkoba yang biasanya pertama kali dikonsumsi adalah ganja dalam bentuk rokok. Setelah merasakan kenikmatan semu narkoba mereka akan sering menggunakan narkoba karena dalam hatinya muncul keinginan yang kuat untuk mengonsumsinya dan kali ini tidak gratis. Pada tahap selanjutnya mereka akan mengalami gejala putus zat.

Gejala putus zat timbul jika seseorang menghentikan pemakaiannya terhadap narkoba. Misalnya jika mereka seing mengonsumsi heroin dan tiba-tiba mereka menghentikan pemakaian maka akan timbul rasa nyeri otot, perut kejang, muntah, menceret, hidung beraur dan sulit tidur. Gejala putus zat karena penghentian pemakaian heroin dinamakan sakauw. Rasa sakit akibat penghentian pemakaian heroin dapat berlangsung hingga 4-5 hari. Pda jenis narkoba yang berbeda rasa sakitnya dapat berlangsung hingga berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Hal itulah yang dapat menghambat seseorang melepas ketergantungannya terhadap narkoba. Tahap berikutnya para pecandu yang telah mengalami ketergantungan akan memerlukan narkoba dalam jumlah yang lebih banyak daripada saat awal pemakaian agar dapat merasakan efek yang sama bagi tubuhnya. Tentunya dengan dosis yang lebih besar resiko kerusakan fungsi organ dan kematian bertambah besar. Jika sudah sampai pada tahap tersebut pecandu tetap akan mengonsumsi narkoba dan tidak akan peduli lagi terhadap dampak yang timbul dari penggunaan narkoba secara terus-menerus dan dalam interaksi sosialnya mereka akan berpura-pura sama seperti masyarkat lainnya. Padahal mereka dalam masalah dan perlu bantuan agar terbebas dari jerat narkoba.

Sumber : Majalah Sadar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: