Bahaya Narkoba


Sekarang pemerintah sedang gencar-gencarnya memberantas peredaran narkoba di Indonesia baik di lingkungan masyarakat maupun sekolah. Untuk mencegah generasi penerus bangsa jatuh pada lembah narkoba maka pemerintah mengadakan penyuluhan-penyuluhan mengenai bahaya narkoba di sekolah-sekolah. Tapi bukannya berkurang jumlah penggunanya malah meningkat jumlahnya. Narkoba memberikan dampak yang buruk bagi diri sendiri. Pemakaian narkoba dapat mengganggu fungsi otak akibatnya mereka dapat dengan mudah lupa, susah berkonsentrasi, menurunnya motivasi dan kemampuan belajar serta tidak dapat bertindak rasional dan impulsif. Jetergantungan pecandu terhadap narkoba mengakibatkan mereka membutuhkan narkoba dalam jumlah yang besar agar efek yang diterima oleh tubuh mereka sama seperti saaat mereka menggunakan narkoba pertama kali. Jika mereka mengonsumsi narkoba dalam jmlah yang sangat besar berulang kali mereka akan mengalami OD (Over Dosis). Over dosis dapat menyebabkan kematian karena berhentinya pernafasan (jika mengonsumsi heroin) dan pendarahan otak (jika mereka mengonsumsi amfetamin dan sabu). Selain itu, para pecandu narkoba dapat mengalami banyak gangguan kesehatan. Narkoba dapat merusak fungsi organ seperti jantung, ginjal, paru-paru, hati, alat reproduksi dan kelenjar endokrin. Narkoba juga dapat membuat para pemakainya terkena penyakit Hepatitis B/C dan HIV/AIDS. Penyakit ini disebabkan penggunaan jarum yang tidak steril dan digunakan bergantian. Hepatitis B/C dapat menyebabkan kerusakan hati dan kanker. Sedangkan AIDS dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuhnya. Meskipun banyak dampak negatif dari dikonsumsinya narkoba masyarakat justru tetap mengonsumsinya sehingga jumlahnya bukan berkurang justru meningkat. Hal ini dikarenakan narkoba memberikan para pemakainya tidak merasakan dampak negatif itu pada awal pemakaian narkoba. Dengan narkoba mereka justru dapat mengurangi rasa stress yang mereka alami. Narkoba juga dapat menjauhkan mereka dari rasa takut dan kecewa. Selain itu narkoba juga dapat menyembunyikan kecemasan mereka dan memudahkan mereka bergaul dengan orang sekitarnya dengan percaya diri. Hal itulah yang membuat mereka menyerahkan masa depannya demi narkoba. Dengan sekali mencoba narkoba mereka menjadi tidak percaya dengan dampak negatif dari narkoba.Namun, semua itu hanyalah rasa nyaman, enak, dan nikmat yang berlangsung sementara (kesenangan semu dalam jangka pendek). Dampak negatif narkoba bagi dirinya dapat dirasakan setelah mereka mengonsumsi narkoba selama beberapa kali. Jangan pernah katakana kalau Anda ingin mencobanya sekali atau dua kali hanya karena rasa ingin tahu dan penasaran serta akan berhenti setelah itu. Hal itu tidak akan terjadi karena sekali Anda mencoba untun menggunakan narkoba Anda tidak akan dengan mudah lepas dari jeratannya. Jadi, jangan pernah terpikir dalam benak Anda untuk atau bahkan mencoba memakai narkoba walaupun hanya satu kali.

Sumber : Majalah Sadar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: